Rabu, Februari 18, 2026
BahasaPendidikanUncategorized

FIB UNDIP UNDIP Gelar Seminar 2 Abad Perang Diponegoro: “Semangat Juang Diponegoro: Inspirasi bagi Generasi Masa Kini dalam Membangun Masa Depan”

Semangat juang Pangeran Diponegoro yang pantang menyerah dalam membela tanah air dapat menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia saat ini, khususnya civitas akademika Universitas Diponegoro. Dua abad silam, Pangeran Diponegoro memimpin perlawanan heroik melawan penjajahan Belanda. Semangat juangnya menjadi teladan dan inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk terus berjuang dan berkontribusi pada kemajuan bangsa. Hari ini, kita diingatkan dan mengenang warisan bersejarah tersebut dan menggunakannya sebagai motivasi untuk menatap masa depan Universitas Diponegoro yang lebih baik. Berkontribusi aktif sesuai bidang masing-masing seperti pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial budaya. Sikap patriotisme dan nasionalisme juga menginspirasi dalam menghadapi tantangan dan mencapai kemajuan pada era modern ini. Inspirasi pangeran Diponegoro dan diskusi menarik ini dibahas dalam Seminar “2 Abad Perang Diponegoro Inspirasi Semangat Juang Universitas Diponegoro Menatap Masa Depan” oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Senin 21 Juli 2025 pukul 09.00 WIB.

Hadir 2 narasumber yang kompeten di bidangnya, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum., (Guru Besar FIB) dan Drs. Supriyo Priyanto, M.A., peneliti sejarah Pangeran Diponegoro. Prof Singgih memaparkan nilai-nilai perjuangan Pangeran Diponegoro seperti seperti kepemimpinan, moralitas,  dan keteguhan prinsip dalam menghadapi tantangan global. Menurut Guru Besar Sejarah tersebut, membawa Diponegoro dari Tanah Jawa ke panggung sejarah nasional berarti menghidupkan kembali semangat perlawanan yang etis, visioner, dan transformatif.  Kemudian Drs. Supriyo menyoroti dimensi spiritual, militer, dan sosial Pangeran Diponegoro dalam menghadapi kolonial Belanda.  Drs. Supriyo menegaskan Diponegoro bukan hanya tokoh sejarah, tetapi juga simbol perlawanan yang menyatukan nilai keislaman, kejawaan, dan nasionalisme.

Dekan FIB Undip Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., secara resmi membuka acara seminar “Kediponegoroan” yang menginspirasi ini. Prof Alamsyah dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat juang Diponegoro di tengah krisis keteladanan dan disorientasi nilai dalam masyarakat kontemporer. “UNDIP sebagai institusi yang menyandang nama besar Pangeran Diponegoro memiliki tanggung jawab moral untuk merawat ingatan kolektif bangsa dan membangun kepemimpinan masa depan yang berkarakter,” tegasnya.

Acara seminar dimoderatori oleh Izmy Khumairoh, S.Ant., M.A. ini,  digelar secara hybrid di Ruang Sidang Besar FIB UNDIP juga bisa diakses melalui zoom meeting serta diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan publik secara nasional.Seminar ini juga menjadi momentum memperingati dua abad jatuhnya Tegalrejo (20 Juli 1825) yang menandai dimulainya Perang Jawa sebagai salah satu tonggak sejarah paling penting dalam perlawanan terhadap kolonialisme.

Ya, dengan mengenang Pangeran Diponegoro, FIB UNDIP berkomitmen mengangkat kembali spirit perjuangan Diponegoro sebagai inspirasi membangun karakter bangsa yang mampu memiliki daya saing di tingkat global, sehingga memiliki manfaat dan bermartabat, saat ini dan masa depan.
FF

Bagikan

11 komentar pada “FIB UNDIP UNDIP Gelar Seminar 2 Abad Perang Diponegoro: “Semangat Juang Diponegoro: Inspirasi bagi Generasi Masa Kini dalam Membangun Masa Depan”

Tinggalkan Balasan ke Hayes573 Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *